Loading...

EKSPOSE HASIL AMI DAN RTM 2022: TERAPKAN MANAJEMEN RISIKO

Diterbitkan pada
27 Desember 2022 17:19 WIB

Baca

Pada 22 Desember 2022 LPM UIN Raden Mas Said  Surakarta di ruang pertemuan gedung rektorat lantai 3 menggelar ekspose hasil AMI sekaligus  rapat tinjauan manajemen. Kegiatan ini merupakan akhir dari rangkaian Audit Mutu Internal yang dilaksanakan selama dua bulan, meliputi persiapan dan sosialisasi intrumen, pengisian sipenjamu oleh auditee, assessment kecukupan oleh para auditor, visitasi lapangan dan ekspose hasil AMI sekaligus rapat tinjauan manajemen universitas.

Kegiatan dibuka oleh Rektor Prof. Dr. H Mudofir MPd dihadiri oleh semua dekan dan direktur pasca juga para auditor dan auditee. Dalam laporannya, ketua LPM UIN Dr R Lukman Fauroni bersyukur atas perubahan AMI dari  offline ke online, yaitu melalui  system informasi penjaminan mutu yang disingkat siipenjamu.  Dengan sipenjamu, aspek pengembangan standar mutu akan terrecord dengan baik. Demikian pula pada aspek proses dan pelaporannya menjadi dimudahkan. Prof Mudofir berpesan, transformasi digital merupakan amanah untuk kita implementasikan dalam semua bidang tri dharma yang harus terus dikembangkan. Saya senang kita telah memiliki  sipenjamu.

Setelah disampaikan laporan hasil AMI oleh tim LPM, kemudian  para Dekan dan Direktur memberikan tanggapan dan masukan atas hasil AMI tahun 2022. Kemdian dilakukan pembahasan untuk ditetapkan  rekomendasi perbaikan mutu melalui  penetapan program prioritas pada tahun 2023. Laporan AMI menunjukkan bahwa nilai indek yang dicapai oleh setiap UPPS  dan program studi menunjukkan  standar-standar mana yang telah mencapai  nilai indek  3,1 sampai  ke 4.0  serta  standar-standar  yang  masih bernilai 3.0 dan ke bawah.

Pemetaan itu merupakan bahan dasar bagi penetapan kebijakan  dan penetapan program kerja di setiap UPPS agar dapat memberikan perhatian  melalui program kerja pada tahun 2023 terhadap standar-standar  3 ke bawah.  Pada tahun 2022  ini sementara, ditetapkan  nilai 3 dan di bawah 3 merupakan temuan yang harus mendapat perhatian penuh. Pada AMI tahun 2023 diagendakan ditetapkan  nilai  3,3 sebagai nilai terendah.

Temuan-temuan pada tahun 2022 seirama dan ditopang oleh temuan akar masalah, rekomendasi perbaikan  dan rencana pencegahan atau pengejawantahan manajemen resiko. Paparan kualitatif meliputi ketiga aspek tersebut,  merupakan hal baru yang dikembangkan oleh AMI 2022 via sipenjamu yang akan diperkuat pada AMI-AMI selanjutnya.  Dengan penerapan manajemen risiko, diharapkan para pemegang amanah yang terkait langsung dengan standar-standar mutu dapat mempelajari, memahami dan menindaklanjuti dengan tindakan-tindakan korektif melaui program kerja  secara bertahap dan berkelanjutan.