
Tepat pada tanggal 7 Agutus 2023 Lembaga Penjaminan Mutu UIN Raden Mas Said Surakarta memulai kegiatan AMI Siklus XI tahun 2023 tahap kedua. Pada tahap ini para Auditor mendatangai Auditee dari UPPS dan Prodi untuk melakukan penilaian dan klarifikasi langsung berdasarkan penilaian yang telah diberikan sesuai dengan isian data pada aplikasi Sipenjamu. Dari data yang diperoleh diketahui bahwa jadwal visitasi terdiri dari:
Pada penyelenggaraan visitasi AMI tahun cukup berbeda. Pasalnya setiap UPPS menghendaki bahwa visitasi dilakukan secara serentak oleh seluruh program studi pada UPPS tersebut. FAB degan 6 program studi, FASYA dengan 4 program studi, FIT dengan 7 program studi, FEBI dengan 3 program studi, FUD dengan 7 program studi, Pascasarjana dengan 7 program studi. Sehingga dengan demikian akan ada 34 program studi yang akan diaudit dalam jangka waktu 18 hari aktif.
Hingga saat ini sudah ada 4 UPPS dengan prodinya yang telah melaksanakan visitasi. Dalam sambutannya, setiap dekan dan wakil dekan menyampaikan bahwa proses AMI merupakan keniscayaan dan memang kegiatan yang dibutuhkan sebagai wujud kongkrit dari implementasi proses evaluasi internal dalam sistem penjaminan mutu internal. Oleh karena itu, sudah semestinya setiap UPPS dan prodi mendukung penuh kegiatan ini agar bisa mendapatkan temuan evaluasi yang akan dijadikan sebagai dasar rencana perbaikan dan peningkatan kualitas mutu pendidikan di UPPS maupun di Universitas. Para Auditor yang melaksanakan tugas audit juga menjadi semakin semangat dengan antusias yang begitu hangat dari pada Auditee. Maka dari itu, para Auditor yang terdiri dari dosen bersertifikat Auditor AMI pun besung-sungguh dalam penilaian.
Proses visitasi dibagi dalam 3 sesi utama. Pertama adalah pembuakaan dan pengenalan proses AMI kepada para Auditee, kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan terkait dengan klarifikasi evaluasi diri dan bukti dokumen serta mekanisme proses mutu yang berlangsung. Pada tahap kedua ini sekaligus dilakukan penilaian oleh para Auditor yang terdiri dari 3 Auditor bagi UPPS dan 2 Auditor bagi program studi. Dan terakhir dilakukan penutupan dengan penyampaian skor penilaian dari sebelum visitasi hingga setelah penilaian hasil visitasi.
Dalam paparannya, para Auditor menyatakan bahawa pada dasarnya apa yang terdapat pada setiap auditee telah baik. Hanya saja ada problem mendasar yang belum banyak ditemukan, yaitu terkait dengan sistem dokumentasi mutu, terutama pada aspek monitoring dan evaluasi, entah pada bidang pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. Pendokumentasian secara spesifik ini penting sebagai pembiasaan yang akan sangat membantu pada proses akreditasi program studi maupun akreditasi perguruan tinggi.
Setelah visitasi pada UPPS dan program studi selesai, akan dilaksanakan visitasi audit pada unit dan lembaga. Ada 3 unit dan lembaga yang akan diaudit, yaitu, Perpustakaan, Lembaga Penjaminan Mutu dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Pelaksanaan visitasi AMI ini sekamin menegaskan komitmen UIN Raden Mas Said dalam menjaga dan meningkatkan kualitas mutu pendidikan serta layanan akademiknya.
Tim LPM UIN Raden Mas Said Surakarta Hadiri Temu Nasional Penjaminan Mutu PTKIN di Padang
1 bulan yang lalu - Umum