Loading...

LPM UIN Surakarta dan UIN Antasari Banjarmasin Jalin Silaturahmi dan Evaluasi PKDP 2025

Diterbitkan pada
9 September 2025 15:13 WIB

Baca

Banjarmasin – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Raden Mas Said Surakarta melakukan kunjungan silaturahmi ke UIN Antasari Banjarmasin dalam rangka mempererat kerja sama sekaligus melakukan evaluasi Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP).

Ketua LPM UIN Raden Mas Said Surakarta menyampaikan bahwa PKDP tahun ini diikuti oleh 272 peserta dari berbagai perguruan tinggi, dengan 26 peserta berasal dari UIN Antasari. Pelaksanaan dilakukan selama dua pekan dengan tiga kelas, termasuk kelas daring bagi peserta dari luar Jawa maupun yang memiliki kondisi khusus, seperti sedang hamil besar atau bertugas di luar negeri. Bahkan, tahun ini tercatat ada peserta yang mengikuti PKDP dari Australia.

Meski jadwal berlangsung padat dari Senin hingga Sabtu, kegiatan tetap berjalan lancar. Evaluasi awal menunjukkan beberapa catatan penting, di antaranya kemampuan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang masih perlu ditingkatkan serta tantangan dalam pembuatan video praktik mengajar. Namun demikian, para tutor menilai kualitas penyampaian materi tetap tersampaikan dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, LPM UIN Surakarta juga menyampaikan bahwa dinamika regulasi pendidikan tinggi, termasuk penerapan kurikulum berbasis OBE (Outcome Based Education) dan moderasi beragama, menjadi tantangan sekaligus ciri khas PKDP. Moderasi beragama, misalnya, membedakan PKDP dari PKRT (Pelatihan Kompetensi Riset Terapan) yang tidak memiliki materi serupa.

Ketua LPM UIN Surakarta Dr. Hj Hafidah berharap ke depan UIN Antasari dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan PKDP, sehingga peserta dari Kalimantan tidak perlu lagi ke Jawa. Selain itu, kedua perguruan tinggi sepakat pentingnya memperkuat kolaborasi LPM dalam menghadapi tantangan akreditasi dan dinamika kebijakan yang terus berubah.

Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi antar-LPM. “Kehadiran kami ini ibarat sowan, sekaligus menyampaikan laporan PKDP dan meminta masukan dari UIN Antasari. Harapannya, kerja sama ini dapat terus berlanjut dalam program-program strategis lainnya,” ujar Dr. Hj Hafidah. (LPM PRESS)