Penjaminan Mutu (LPM) UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Perumusan Paradigma Glokalisasi dan Lurik sebagai bagian dari upaya penguatan mutu kelembagaan dan identitas keilmuan kampus. Kegiataan ini dilaksanakan dari tanggal 21-23 November 2025 di Hotel Platinun, Sleman Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan memperdalam konsep glokalisasi sebagai strategi akademik UIN Raden Mas Said, sekaligus memperkuat filosofi “Lurik” sebagai jati diri kelembagaan yang mengintegrasikan nilai-nilai lokal dengan perspektif global. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan yang ada di UIN Raden Mas Said Surakarta.

Dalam sambutananya Rektor UIN Surakarta memnegaskan bahwa Kita sudah punya program namanya Glokal dan caranya dengan LURIK" tegas Rektor. "Kita sudah punya paradigma kampus Glokal, namun ini perlu semakin ditajamkan !" lanjutnya. Terkait dengan kampus glokal yang dimaksud, Rektor mempersilahkan seluruh peserta untuk memperbanyak studinya di berbagai jurnal dan sumber. "Setelah melantik pejabat struktural, sudah saya sampaikan di WA agar seluruh pimpinan menyiapkan program-program terbaiknya" sambung Rektor.

Sementara itu Wakil Rektor I UIN Raden Mas Said Surakarta dalam sambutannya sekaligus mewakili ketua LPM menyampaikan bahwa paradigma glokalisasi menjadi pondasi penting dalam pengembangan mutu perguruan tinggi. “Melalui glokalisasi, kita menegaskan bahwa universitas tidak hanya bergerak pada tataran global, tetapi juga mengakar kuat pada nilai, budaya, dan kearifan lokal yang menjadi karakter institusi,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan nara sumber Prof. Dr. Phil. Sahiron, MA sebagai Direktur Pendidikan Tinggi Keagaman Islam Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama dan Dr. Ir. M. Cahyana Ahmad Djayadi Sebagai Komisaris Independen PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk.
Urgensi paradigma glokalisasi bagi peningkatan reputasi dan daya saing kampus. Selain itu, sesi diskusi difokuskan pada penyelarasan konsep Lurik—sebagai nilai kelembagaan UIN Raden Mas Said—dengan arah pengembangan mutu dan pemeringkatan global yang saat ini menjadi prioritas institusi.
Dalam kesempatan ini, para peserta dari unsur gugus penjaminan mutu fakultas dan unit kerja melakukan telaah konseptual dan perumusan awal terkait indikator-indikator operasional paradigma glokalisasi dan lurik. Hasil diskusi akan menjadi dasar penyusunan dokumen pengembangan mutu serta penguatan budaya kerja UIN Raden Mas Said Surakarta.
Kegiatan Pengembangan Perumusan Paradigma Glokalisasi dan Lurik ini menjadi salah satu langkah strategis LPM dalam memastikan bahwa transformasi mutu kampus berjalan secara sistematis, berkarakter, dan berorientasi global. LPM PRESS
Tim LPM UIN Raden Mas Said Surakarta Hadiri Temu Nasional Penjaminan Mutu PTKIN di Padang
1 bulan yang lalu - Umum