Senin (16/6/2025), UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan technical meeting secara daring untuk membahas teknis pelaksanaan Tes Potensi Akademik (Rabu, 19 Juni 2025) dan Wawancara (24–27 Juni 2025) bagi calon penerima Beasiswa Rektor tahun akademik 2025/2026. Acara ini dihadiri oleh Dr. K.H. Abdulloh Faishol, M.Hum. (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama), Dr. Hafidah, S.Ag., M.Ag. (Ketua Lembaga Penjaminan Mutu), serta Wildi Adila, MA. (Kepala Pusat Hubungan Internasional). Sebanyak 1.005 pendaftar dari 47 negara di Asia dan Afrika mengikuti seleksi ini, menjadikannya salah satu program beasiswa paling kompetitif sepanjang sejarah penerimaan mahasiswa internasional di UIN Surakarta. Pencapaian ini merupakan hasil dari kolaborasi strategis antara UIN Surakarta dan berbagai Kedutaan Besar Republik Indonesia melalui Atase Pendidikan dan Kebudayaan di sejumlah negara mitra.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III mengucapkan selamat kepada 400 kandidat terpilih yang telah lolos seleksi berkas. “Kalian adalah orang-orang terpilih. Persiapkan tes dengan baik, dan semoga mendapatkan hasil sesuai dengan apa yang diupayakan,” ujarnya. Acara technical meeting dilanjutkan dengan paparan teknis oleh Wildi, Kepala Pusat Hubungan Internasional, yang mencakup alur pelaksanaan ujian daring, teknis wawancara, sistem penilaian, serta pengenalan terhadap program BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) sebagai bagian dari proses adaptasi akademik dan sosial mahasiswa asing di lingkungan kampus. Program BIPA ini diselenggarakan secara daring dua bulan sebelum keberangkatan, dan dilanjutkan secara luring selama minimal satu semester di kampus UIN Surakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Hafidah, S.Ag., M.Ag. selaku Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menekankan posisi strategis UIN Raden Mas Said Surakarta sebagai perguruan tinggi Islam negeri yang terakreditasi “Unggul” secara nasional, dan sedang dalam proses menuju pengakuan internasional melalui pemeringkatan global seperti Times Higher Education (THE), QS World University Rankings, UniRank, maupun EduRank. Terletak di jantung Kota Surakarta—sebuah kota yang kaya akan warisan budaya dan spiritualitas Jawa—UIN Surakarta menawarkan lingkungan belajar yang inklusif dan dinamis, serta menjadi pusat interkoneksi dengan kampus-kampus besar lainnya. Semua ini menjadikan Surakarta sebagai destinasi akademik yang ideal bagi mahasiswa internasional yang ingin mengembangkan potensi akademik sekaligus memperluas pemahaman lintas budaya dalam suasana yang inspiratif.
Tim LPM UIN Raden Mas Said Surakarta Hadiri Temu Nasional Penjaminan Mutu PTKIN di Padang
1 bulan yang lalu - Umum