Loading...

Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula berbagai Lintas Agama Bersatu di UIN Raden Mas Said: Moderasi Beragama Jadi Jembatan Pendidikan Inklusif

Diterbitkan pada
4 Agustus 2025 12:23 WIB

Baca

LPM UIN SURAKARTA — Untuk kesekian kalinya, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta kembali menjadi tuan rumah Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP), kali ini dengan semangat baru: merajut moderasi beragama lintas iman. Program yang diikuti oleh 274 peserta dari 32 perguruan tinggi di seluruh Indonesia ini resmi dibuka secara daring pada Sabtu (19/7/2025), diikuti pula oleh 83 tutor dan pimpinan perguruan tinggi pengirim peserta.

Kegiatan PKDP tahun ini berlangsung selama tiga minggu, mulai 21 Juli hingga 2 Agustus 2025, terbagi dalam tiga batch masing-masing enam hari. Tidak hanya diikuti oleh dosen pemula dari berbagai daerah, PKDP kali ini juga mencatat kehadiran peserta lintas agama.

PKDP diselenggarakan dengan skema ISC I (In Service Course) secara luring, dilanjutkan OJC (On the Job Course) daring, dan ISC II daring. Seluruh peserta wajib mengikuti program dari awal hingga akhir, melengkapi penugasan, dan memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Surakarta, Dr. Hafidah, menekankan pentingnya PKDP sebagai gerbang mencetak dosen profesional yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. “Selain kemampuan mengajar, dosen juga harus mampu menulis dan mempublikasikan hasil penelitian serta pengabdian. Kehadiran peserta dari beragam agama memperkaya perspektif dan melatih kemampuan berkomunikasi lintas budaya, yang merupakan bagian penting dari profesionalisme dosen di era global,” jelasnya.

Dengan kombinasi penguatan kompetensi akademik, riset, penulisan ilmiah, dan penerapan moderasi beragama lintas iman, UIN Raden Mas Said Surakarta membuktikan diri sebagai pusat pembelajaran yang inklusif, menghargai keberagaman, dan siap melahirkan generasi dosen yang profesional serta berwawasan global. (LPM PRESS)