Loading...

UIN Surakarta Kembali Gelar Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Kementrian Agama Tahun 2025

Diterbitkan pada
19 Juli 2025 14:00 WIB

Baca

LPM UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta kembali dipercaya menjadi penyelenggara kegiatan Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) tahun 2025. Kegiatan yang bertujuan untuk mencetak dosen profesional ini diikuti oleh 274 peserta dari 32 Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) se-Indonesia dan dibuka secara daring pada Sabtu pagi (19/7/2025).

Dalam acara pembukaan, turut hadir 83 tutor dan para pimpinan perguruan tinggi pengirim peserta. Rektor UIN Surakarta, Prof. Dr. H. Toto Suharto, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan semangat kepada seluruh peserta. Ia menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam rangka menyiapkan dosen yang kompeten dan profesional.

“Bapak dan Ibu sekalian akan mengikuti kegiatan dari tanggal 21 Juli hingga 2 Agustus 2025, yang dibagi dalam tiga batch dengan durasi masing-masing selama enam hari. Mohon tetap semangat dan jaga kesehatan selama proses pelatihan,” pesan Prof. Toto.

Lebih lanjut, Prof. Toto menekankan bahwa sertifikat PKDP merupakan salah satu syarat utama dalam proses sertifikasi dosen di lingkungan PTK. Oleh karena itu, pelaksanaan program ini memiliki peran strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan tinggi keagamaan.

Pelaksanaan PKDP 2025 mengusung skema tiga tahap, yakni In Service Course (ISC) I secara luring, dilanjutkan On the Job Course (OJC) dan ISC II yang dilakukan secara daring. Seluruh peserta diwajibkan mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir serta menyelesaikan seluruh penugasan yang diberikan.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Surakarta, Dr. Hafidah, menegaskan bahwa PKDP merupakan gerbang awal dalam mencetak dosen profesional. “Dosen profesional adalah dosen yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial dalam menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi,” ujarnya.

Menurut Hafidah, masih banyak dosen pemula yang belum memiliki kemampuan how to teach secara utuh, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian pembelajaran, hingga pemanfaatan teknologi informasi. Oleh karena itu, program ini dirancang untuk membekali dosen muda dengan kemampuan dasar yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas tridharma perguruan tinggi.“Desain program ini tidak hanya fokus pada penguatan pedagogik, tetapi juga peningkatan kompetensi riset, penulisan, dan publikasi ilmiah,” tutup Dr. Hj. Hafidah.

Dengan komitmen tinggi sebagai penyelenggara, UIN Surakarta siap memberikan layanan pelatihan yang profesional sesuai dengan kode etik dan standar mutu pendidikan tinggi. (LPM PRESS)